Jagadonlinenews – Lampung Selatan
Pemerintah Desa (Pemdes) Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, terus menunjukkan komitmennya dalam membenahi infrastruktur desa yang menjadi prioritas masyarakat.
Meski kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat sempat berdampak pada melambatnya laju pembangunan di tingkat desa, Pemdes Bakauheni di bawah kepemimpinan Kepala Desa Sukirno tetap berupaya optimal merealisasikan aspirasi warga.
Hal tersebut disampaikan Kades Bakauheni, Sukirno, dalam agenda Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang membahas usulan Rencana Kerja Pembangunan Pemerintah Desa (RKPDes) di aula kantor Desa Bakauheni pada Selasa (13/10/2026).
Kegiatan Musrenbangdes ini dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bakauheni Alfanizar, unsur BPD, LPM, Pendamping Kecamatan, Babinsa, Dirut BUMDes, para KUPT, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, TP-PKK, para kader, ketua RT, Kepala Dusun (Kadus), serta berbagai elemen masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Sukirno mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh warga atas partisipasi aktifnya dalam mendukung kemajuan Desa Bakauheni. Berkat kerja sama tersebut, Desa Bakauheni berhasil meraih sejumlah capaian dan prestasi, antara lain:
Masuk dalam 28 besar Desa Helau dari total 40 desa.
JPG
Juara 1 dan Juara 4 turnamen bola voli Piala Bupati.
JPG
Juara 4 kejuaraan voli tingkat Kabupaten Lampung Selatan.
JPG
“Kami berharap ke depannya Desa Bakauheni semakin maju dan mengukir lebih banyak prestasi,” ujar Sukirno.
Terkait pelaksanaan Musrenbangdes, Sukirno memaparkan sejumlah agenda pembangunan untuk tahun anggaran 2027. Sementara untuk tahun berjalan (2026), meskipun dihadapkan pada efisiensi anggaran, pihaknya menargetkan penuntasan beberapa titik pembangunan infrastruktur hingga akhir tahun.
“Beberapa proyek infrastruktur yang direalisasikan tahun ini antara lain jalan Dusun Muara Pilu Bawah, jalan Dusun Bunut, jalan Dusun Kenyayan, jalan Way Apus 2, serta jalan Dusun Sukarame. InsyaAllah, seluruh kegiatan ini dapat terealisasi hingga akhir masa jabatan saya,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekcam Bakauheni, Alfanizar, sebelum membuka kegiatan Musrenbangdes menyampaikan bahwa forum ini merupakan tahapan krusial untuk menyepakati usulan pembangunan fisik maupun non-fisik warga untuk tahun 2027.
Menanggapi adanya penyesuaian/efisiensi anggaran dari pusat, Alfanizar mengimbau masyarakat untuk bersabar dan memahami keterbatasan anggaran yang ada jika terjadi penundaan pada beberapa program. Namun, ia mengisyaratkan kabar baik dari pendamping desa bahwa anggaran desa diproyeksikan berpotensi meningkat hingga 40 persen pada tahun 2027 mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Alfanizar turut mensosialisasikan program prioritas Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama:
Lampung Geh: Penanganan anak putus sekolah atau anak usia di bawah 19 tahun yang tidak bersekolah. Ia meminta seluruh elemen masyarakat mendata dan mengusulkan warga agar dapat melanjutkan pendidikan melalui jalur Kesetaraan (Paket A, B, dan C) demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 tanpa buta huruf.
Desa Helau: Mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya gotong royong dan menjaga kebersihan, keindahan, serta kenyamanan lingkungan.
Alfanizar juga memberikan apresiasi kepada Karang Taruna Desa Bakauheni atas kontribusinya di bidang olahraga, serta menyampaikan perkembangan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang saat ini masih dalam proses.
Selain itu, disampaikan pula informasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lampung Selatan mengenai rencana program pembangunan Kampung Nelayan di Desa Bakauheni. Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan mendukung program pemerintah demi kemajuan Desa Bakauheni. (Red)










