Beranda / Pendidikan / Kontingen Tingkat SD Kecamatan Ketapang Ukir Prestasi Juara Umum FTBI Festival Bahasa Lampung Tahun 2026.

Kontingen Tingkat SD Kecamatan Ketapang Ukir Prestasi Juara Umum FTBI Festival Bahasa Lampung Tahun 2026.

JAGADONLINENEWS-LAMSEL

Kontingen tingkat pendidikan dasar Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, mengukir prestasi gemilang dengan keluar sebagai Juara Umum dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Festival Bahasa Lampung Tahun 2026. Ajang yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan pada Jumat (28/8/2026) ini menjadi saksi keberhasilan Kecamatan Ketapang yang memboyong pulang sebanyak 7 piala.

Keberhasilan tersebut memantapkan langkah kontingen Kecamatan Ketapang untuk mewakili Kabupaten Lampung Selatan ke ajang serupa di tingkat Provinsi Lampung.

Capaian Juara Umum ini diraih setelah kontingen Kecamatan Ketapang mendominasi tiga cabang perlombaan utama, antara lain:

Kontingen Pendidikan Dasar Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan

Juara 1 – Membaca Aksara Lampung

Juara 1 – Mendongeng Bahasa Lampung

Juara 1 – Menyanyikan Lagu Lampung

Atas raihan membanggakan ini, Camat Ketapang, Sri Mahendra Kusuma Dewi, S.E., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan membina para siswa.

Secara khusus, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada:

Sarhayati, S.Pd.I. selaku Koordinator Bahasa Lampung Kecamatan Ketapang yang telah memberikan pembinaan secara konsisten dan penuh semangat.

Dewan Guru Pembimbing Gugus Raden Patah dari 9 sekolah, yakni UPTD SDN 1 Bangun Rejo, UPTD SDN 1 Sri Pendowo, UPTD SDN 1 Karang Sari, UPTD SDN 2 Karang Sari, UPTD SDN 1 Ketapang, UPTD SDN 2 Ketapang, UPTD SDN 2 Bangun Rejo, UPTD SDN 2 Sri Pendowo, dan UPTD SDN Kemukus.

Asidi, S.Pd. selaku Ketua Gugus Raden Patah yang senantiasa mendukung dan memfasilitasi kegiatan ekstrakurikuler positif di lingkungan sekolah.

“Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus melestarikan bahasa dan budaya Lampung sejak dini,” ujar Sri Mahendra Kusuma Dewi. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *