Jagad Online News-Lampung Selatan
Dalam membenahi pariwisata di Lampung Selatan, Bupati Radityo Egi Pratama menekankan pentingnya kemampuan menguasai literasi publik yang akan berdampak besar pada kemajuan dunia pariwisata di bumi Khagom Mufakat.
Egi menegaskan perlunya membentuk persepsi publik dan meningkatkan daya saing daerah. Ia menyoroti persepsi luar terhadap Lampung Selatan yang menurutnya masih kurang positif.
Ia mengatakan bahwa Persepsi itu segalanya. Kalau kita tidak mengubah itu, nasib kita akan ditentukan oleh persepsi tersebut.
Menurutnya, keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekuatan cerita dan narasi yang dimiliki daerah.
Literasi menjadi pintu untuk membangun storytelling yang menarik bagi wisatawan.
Egi mengajak dan menegaskan semua OPD harus berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan untuk mewujudkan Pariwisata sebagai energi baru Lampung Selatan.
“Semua wisata itu cerita. Keindahan saja tidak cukup, tapi cerita di baliknya inilah yang menjadi daya tarik,” Terangnya. (22/5/2026)
Dikatakannya bahwa antara Pariwisata dan literasi saling berkaitan dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas, meningkatkan ekonomi lokal, serta menjaga budaya dan lingkungan. Literasi yang baik membuat pariwisata tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran dan pembangunan.
Sehingga ketika keduanya saling mendukung secara tidak langsung dapat meningkatkan kualitas pengalaman wisata sekaligus pembangunan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa literasi tidak hanya berarti kemampuan membaca dan menulis,akan tetapi mencakup pemahaman budaya, informasi, dan teknologi.
Pada era modern ini, pariwisata sangat bergantung pada literasi digital: mulai dari penggunaan media sosial untuk promosi destinasi, kemampuan membuat konten (foto, video, blog), hingga membaca ulasan dan informasi perjalanan secara online. Tanpa literasi digital, pelaku wisata lokal akan kesulitan bersain.
Ia menekankan bahwa perlunya pemberdayaan masyarakat lokal memahami literasi untuk mengelola usaha wisata (homestay, kuliner, pemandu), berkomunikasi dengan wisatawan (termasuk bahasa asing)
Memahami manajemen dan pemasaran. Kemampuan literasi yang baik, diharapkan akan meningkatkan ekonomi lokal dapat merangkak naik lebih baik lagi. (Red)










