Jagad Online News – Lampung Selatan
Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata unggulan di serambi Sumatera Lampung Selatan.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaaan (Disparbud) Lampung Selatan menyiapkan langkah strategis dalam pembangunan sektor pariwisata melalui penguatan ekosistem yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Rencana besar tersebut telah disusun Disparbud Lampung Selatan guna kemajuan pariwisata saat ini menjadi mercusuar yang bersinar dari pintu gerbang pulau Sumatra dan dikenal seantero jagad nusantara.
“Tim redaksi kami sudah menyusun beberapa poin penting yang perlu diketahui publik Lampung Selatan”. Terang pihak Disparbud (27/2/2026)
Disparbud Lamsel mencatat jumlah kunjungan wisatawan pada 2025 mencapai lebih dari 1,6 juta orang.
Namun sangat disayangkan, dari jumlah tersebut, rata-rata hanya tinggal sekitar tiga jam, sehingga dinilai belum memberikan dampak ekonomi optimal bagi daerah.
Melihat kenyataan itu, Pemerintah menargetkan peningkatan durasi kunjungan menjadi dua hingga tiga hari.
Saat ini Pemkab Lamsel fokus pada Pengembangan pariwisata pada dua segmen utama, yaitu :
wisata premium di kawasan Bakauheni Harbour City, Merak Belantung, dan Kalianda.
Sementara, wisata minat khusus seperti wisata kepulauan di Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, dan Pulau Umang-Umang, dengan aktivitas diving, ekowisata, dan petualangan.
Kemudian kawasan Gunung Rajabasa juga akan dikembangkan untuk kegiatan hiking, bersepeda, dan glamping.
Dalam hal perbaikan akses infrastruktur, pemerintah menyiapkan rute wisata “Sunset of South”, peningkatan akses jalan, serta penataan jalur pesisir menjadi prioritas dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah di masa mendatang.
Rencana perbaikan itu dipandang perlu di percepat mengingat masih banyak ditemui akses yang buruk untuk mencapai sebuah destinasi di beberapa wilayah Lampung Selatan.
Selanjutnya, memperbanyak event event penyelenggaraan seperti konser, event olahraga seperti runnimg, olahraga berbasis alam seperti tracking yang dikombinasikan dengan pemberdayaan UMKM di sepanjang rute kegiatan optimis menjadi magnet wisatawan mengalir ke Lampung Selatan.
Pemkab Lampung Selatan berharap melalui strategi tersebut peningkatan kunjungan wisata tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat lokal. (Red)










